CONTOH SURAT GUGATAN PENAGIHAN UTANG

Artikel Hukum

CONTOH SURAT GUGATAN PENAGIHAN UTANG

Perihal : Gugatan Penagihan Utang

 

 

Kepada,

Yth. Ketua Pengadilan Negeri ( ————————————— )

Di

( ————————————— )

 

 

Dengan hormat,

Yang bertanda tangan di bawah ini:

 

  1. Nama                                     :  —————————————————

Pekerjaan                                     :  —————————————————

Jabatan                                         :  —————————————————

No. KTP / SIM                           :  —————————————————

Alamat                                         :  —————————————————

Telepon                                       :  —————————————————

 

Bertindak untuk dan atas nama ————————————————– dan untuk selanjutnya disebut PIHAK PENGGUGAT, mengajukan gugatan kepada:

 

  1. Nama :  —————————————————

Pekerjaan                                     :  —————————————————

Jabatan                                         :  —————————————————

Alamat                                         :  —————————————————

Telepon                                       :  —————————————————

 

Selanjutnya disebut PIHAK TERGUGAT.

 

Adapun dalil-dalil Gugatan Penggugat adalah sebagai berikut:

 

  1. Bahwa pada tanggal ( —— tanggal, bulan, dan tahun —– ) PIHAK PENGGUGAT dan PIHAK TERGUGAT mengadakan transaksi jual beli, dimana PIHAK TERGUGAT telah membeli ——————————- dari PIHAK PENGGUGAT. Transaksi jual-beli itu telah disepakati dengan harga [(Rp. ———————-,00) (—— jumlah uang dalam huruf —— )] dalam Surat Perjanjian Jual-Beli tertanggal ( —— tanggal, bulan, dan tahun —– ).
  2. Bahwa dalam Surat Perjanjian tersebut disepakati bahwa pembayaran kepada PIHAK PENGGUGAT dilakukan sebanyak 2 (dua) kali, yaitu:
    1. PIHAK TERGUGAT membayar [(—— ) % ( — jumlah dalam huruf —)] persen dari keseluruhan harga yang disepakati, yaitu [(Rp. ————-,00) (—— jumlah uang dalam huruf —— )], dibayarkan PIHAK TERGUGAT setelah penandatanganan Surat Perjanjian.
    2. Sisa pembayaran [(—— ) % ( — jumlah dalam huruf —)] persen dari keseluruhan harga yang disepakati, yaitu [(Rp. ————-,00) (—— jumlah uang dalam huruf —— )], akan dibayarkan PIHAK TERGUGAT selambat-lambatnya [( —– ) ( —– waktu dalam huruf —–)] bulan setelah penandatanganan Surat Perjanjian tersebut.
  3. Bahwa hingga saat ini PIHAK TERGUGAT belum juga melunasi sisa pembayaran, yaitu [(Rp. ————-,00) (—— jumlah uang dalam huruf —— )], meskipun PIHAK PENGGUGAT telah berulangkali menegur, baik secara lisan maupun tertulis.
  4. Bahwa akibat itikad tidak baik dari PIHAK TERGUGAT menimbulkan kerugian materiil dan inmateriil pada PIHAK PENGGUGAT.

 

 

Berdasarkan hal-hal tersebut di atas, PIHAK PENGGUGAT mohon kepada Pengadilan Negeri ( ————————————— ) berkenan untuk memberikan putusan sebagai berikut:

 

 

PRIMAIR:

 

  1. Menerima dan mengabulkan gugatan PIHAK PENGGUGAT
  2. Menghukum PIHAK TERGUGAT untuk membayar kepada PIHAK PENGGUGAT sebesar [(Rp. —————–,00) (—— jumlah uang dalam huruf —— )].
  3. Menghukum PIHAK TERGUGAT untuk membayar seluruh biaya yang timbul dari perkara ini.

 

 

SUBSIDAIR:

 

Apabila Majelis Hakim berpendapat lain, mohon putusan yang seadil-adilnya (ex acequo et bono).

 

 

Demikian gugatan ini kami ajukan, atas perhatian Majelis Hakim yang terhormat, kami ucapkan terima kasih.

 

 

 

( —- tempat — ), ( — tanggal, bulan, dan tahun — )

Hormat kami,

 

 

 

 

 

[ ——————————- ]

 

 

Tags :

Artikel Hukum

Share :