Harga PCR Kemahalan, Susi: Harusnya Tak Lebih dari Rp275 Ribu!

PPKM

Harga PCR Kemahalan, Susi: Harusnya Tak Lebih dari Rp275 Ribu !

 

FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Aturan baru tes polymerase chain reaction (PCR) sebagai syarat semua penerbangan ramai dikritik masyarakat.

Masyarakat mempertanyakan kenapa dalam kondisi pandemi Covid-19 di Indonesia yang semakin membaik, tapi justru tes perjalanan semakin ketat.

Eks Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti ikut bersuara. Menurutnya harga untuk sekali tes PCR terlalu mahal.

Baca juga: PDIP Tuding SBY Rapat Doang, Pengamat: Pemerintahan Sekarang Abai dengan Aspirasi Rakyat

Baca juga: Yaqut Sebut Kemenag Bukan Hadiah Negara buat Islam Tetapi untuk NU, Anwar Abbas: Sangat Naif

Baca juga: Berbeda dari Pernyataan Yaqut, Menteri Agama RI Pertama Ternyata Kader Muhammadiyah

“Ayo teriakin yang kenceng harusnya PCR tidak boleh lebih dari rp 275.000,” seru Susi lewat akun Twitternya @susipudjiastuti, Jumat (22/10/2021),

Hal ini berdasarkan Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) Nomor 53 Tahun 2021 yang mengatur soal PPKM Level 3, 2, dan 1 di Jawa dan Bali agar semua penerbangan mewajibkan tes PCR 2×24 jam.

Syarat perjalanan dari Inmendagri tersebut pun diatur lebih rinci melalui Surat Edaran (SE) nomor 21 tahun 2021 yang dikeluarkan oleh Satgas Covid-19 dan SE Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Nomor 21 Tahun 2021 tentang Ketentuan Perjalanan Orang Dalam Negeri pada Masa Pandemi Covid-19.

Dalam aturan terkini, surat keterangan hasil negatif RT-PCR maksimal 2×24 jam sebelum keberangkatan menjadi syarat wajib perjalanan dari dan ke wilayah Jawa-Bali serta di daerah yang masuk kategori PPKM level 3 dan 4.

Untuk luar Jawa-Bali, syarat ini juga ditetapkan bagi daerah dengan kategori PPKM level 1 dan 2, namun tes antigen masih tetap berlaku dengan durasi 1×24 jam. Sebelumnya, pelaku penerbangan bisa menggunakan tes antigen 1×24 jam dengan syarat calon penumpang sudah divaksin lengkap.

Lalu berapa sih harga sekali tes PCR?

Pada awal pandemi Covid-19, biaya tes PCR di Indonesia terbilang cukup mahal yakni sekitar Rp 900 ribu. Bahkan beberapa rumah sakit dan laboratorium mematok harga tes PCR sebesar Rp 1 juta ke atas.

Baca juga: PDIP Tuding SBY Rapat Doang, Pengamat: Pemerintahan Sekarang Abai dengan Aspirasi Rakyat

Baca juga: Berbeda dari Pernyataan Yaqut, Menteri Agama RI Pertama Ternyata Kader Muhammadiyah

Pemerintah melalui Kementerian Kesehatan kemudian menurunkan biaya tes PCR di wilayah Jawa-Bali menjadi Rp 495 ribu usai ramai dikritik masyarakat.

Sementara untuk biaya tes PCR di luar Jawa-Bali ditetapkan sebesar paling tinggi Rp 525.000. Aturan ini mulai berlaku efektif sejak 17 Agustus 2021

Biaya tes PCR ini merujuk pada Surat Edaran (SE) Dirjen Pelayanan Kesehatan Nomor HK.02.02/I/2824/2021 tentang Batas Tarif Tertinggi Pemeriksaan Reserve Transcription Polymerase Chain Reaction (RT-PCR). (dra/fajar)

https://fajar.co.id/2021/10/24/harga-pcr-kemahalan-susi-harusnya-tak-lebih-dari-rp275-ribu/

baca juga :

Naik-pesawat-wajib-pcr-alvin-lie-peraturan

Baca juga :

Tes-pcr-jadi-syarat-penerbangan-pekerja-bandara-mengeluh-ke-jokowi

baca lengkap :

Harga-pcr-kemahalan-susi-harusnya-tak-lebih-dari-rp275-rib

Baca juga :

harga-tes-pcr-garuda-indonesia-lion-air-dan-citilink

Baca Juga :

Jaga-industri-penerbangan-harga-tes-pcr-syarat-terbang-diminta-maksimal-rp-50000

 

Tags :

PPKM

Share :