Survei Prabowo Anjlok, Pengamat Bilang Akibat Beri Pujian ke Presiden Jokowi

Politik

Presiden Jokowi dan Menhan Prabowo Subianto (ist)

 

FAJAR.CO.ID, JAKARTA– Pengamat politik Universitas Andalas Asrinaldi membeberkan alasan yang membuat elektabilitas Prabowo Subianto mengalami penurunan berdasarkan sejumlah hasil survei terakhir.

Menurut dia, penurunan elektabilitas Ketua Umum Partai Gerindra itu akibat melakukan blunder terbesar yaitu memberikan pujian kepada Presiden Jokowi di depan publik.

“Dikatakan Jokowi berhasil dan semangat bekerja. Ya, oke, tetapi tidak perlu diekspos begitu, seolah-olah dia mencoba menarik simpati pendukung Jokowi,” kata Asrinaldi dikutip dari JPNN.com, Senin (6/9)

Asrinaldi menilai, tindakan yang dilakukan oleh Prabowo Subianto itu mengakibatkan para pendukungnya beralih mendukung yang lain.

“Jadi, akhirnya kita bisa maklumi itu berdampak,” lanjutnya.

Baca juga: Nurdin Abdullah Diberhentikan Sementara Sebagai Gubernur Sulsel

Dosen ilmu politik itu kemudian menyebutkan jika ada kenaikan simpatisan Jokowi yang mendukung Menteri Pertahanan itu lantaran merasa simpati.

Baca juga: PPKM Jawa-Bali Berakhir Hari Ini, Menko Luhut: Tetap Dilanjutkan dengan Penurunan Level

Namun, presentase kenaikan tersebut tidak banyak.

Baca juga: Jokowi: Covid-19 Tidak Mungkin Hilang Sepenuhnya, Jangan Euforia Berlebihan

“Pendukung dia kalau melihat seperti itu kesannya mencari muka atau apalah namanya, elektabilitas Prabowo turun besar sekali,” kata Jamiluddin.

Maka dari itu, ia menyarankan agar Prabowo Subianto untuk lebih berhati-hati dalam melakukan tindakan di depan publik.

https://fajar.co.id/2021/09/06/survei-prabowo-anjlok-pengamat-bilang-akibat-beri-pujian-ke-presiden-jokowi/

Tags :

Politik

Share :