Wacana Pembangunan Masjid Terapung Kotabaru Masuk Tahun Jamak

Proyek Pemerintah
Wacana Pembangunan Masjid, Terapung Kotabaru ,Masuk Tahun Jamak

,

Wacana pembangunan Mesjid Terapung di Kotabaru, yang sempat digaungkan Bupati Sayed Jafar di periode pertama kepemimpinannya, dicanangkan akan masuk tahun jamak penganggarannya.

KOTABARU, koranbanjar.net– Hal ini diutarakan pula oleh Ketua DPRD Kotabaru Syairi Mukhlis, usai penandatanganan kesepakatan KUA dan PPAS tahun 2022. Ia mengatakan di tahun 2022 Kotabaru melaksanakan kegiatan yang masuk tahun jamak.

“Tahun jamak mengacu pada perda kita. Ada beberapa kriteria yang disyaratkan oleh perda, sehingga kegiatan diusulkan bisa dikerjakan,” kata Syairi Mukhlis, Kamis (30/9/21).

Dari beberapa kegiatan yang diakukan salah satunya ialah pembangunan di area Siring Laut Kotabaru, terkait pembangunan mesjid yang terapung. Syairi juga mengatakan, ada beberapa kegiatan mendukung kegiatan mesjid itu, sejenis islamic center.

“Anggarannya kurang lebih Rp70 M. Itu nanti selama 3 tahun yang dimulai 2022 melalui APBD kabupaten,” paparnya.Ia menambahkan, keinginan Bupati Kotabaru kata dia sangat luar biasa. Bupati Kotabaru juga ingin perbaikan ruas jalan yang kondisinya saat ini banyak rusak.

Dari beberapa kegiatan yang diakukan salah satunya ialah pembangunan di area Siring Laut Kotabaru, terkait pembangunan mesjid yang terapung. Syairi juga mengatakan, ada beberapa kegiatan mendukung kegiatan mesjid itu, sejenis islamic center.

“Anggarannya kurang lebih Rp70 M. Itu nanti selama 3 tahun yang dimulai 2022 melalui APBD kabupaten,” paparnya.

Ia menambahkan, keinginan Bupati Kotabaru kata dia sangat luar biasa. Bupati Kotabaru juga ingin perbaikan ruas jalan yang kondisinya saat ini banyak rusak.

“Kita coba masukkan tahun jamak, tapi ada hal-hal yang tidak bisa terpenuhi dalam perda kita,” pungkasnya.(cah/dya)

(Visited 1 times, 1 visits today)
baca juga :

 

Tags :

Proyek Pemerintah

Share :